Waspadai Overheat pada Mobil jelang Libur Nataru, Begini Tips untuk Mencegahnya
Otomotif

Waspadai Overheat pada Mobil jelang Libur Nataru, Begini Tips untuk Mencegahnya

Libur Natal kemudian Tahun Baru (Nataru) 2024 tak lama lagi akan dimulai. Jelang memulai liburan, tentunya pengemudi wajib untuk memeriksa kendaraan khususnya mobil agar tidak ada terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti overheat.

Overheat ini menjadi salah satu permasalahan yang kemungkinan besar bisa saja memproduksi liburan jadi tak nyaman. Overheat ini bermula pada waktu melakukan perjalanan jauh, mesin pada mobil akan bekerja lebih tinggi berat yang tersebut menyebabkan temperatur meningkat.

Jika tak ingin terjadi, tentu mesin harus dijaga pada temperatur tertentu agar kinerjanya bisa jadi masih optimal.

Fungsi sistem pendinginan atau sistem radiator adalah untuk menjaga temperatur mesin agar tetap memperlihatkan terjaga pada temperatur kerjanya dan juga tak mengalami overheat.

Nah, ada beberapa tips nih untuk menghindari overheat terjadi pada waktu perjalanan. Dilansir dari berbagai sumber, terdapat 3 langkah cegah overheat pada mesin mobil.

1. Periksa kinerja Kipas Radiator

Sebelum Anda memulai perjalanan, panaskan mesin serta tunggu beberapa ketika hingga kipas radiator menyala. Kipas radiator akan menyala ketika sensor suhu mesin atau ECT mendeteksi bahwa temperatur mesin sudah ada panas serta perlu didinginkan untuk menjaga temperatur tetap saja ideal.

Apabila kipas radiator bukan menyala maka akan berdampak terhadap kinerja dari sistem pendinginan pada radiator. Apabila hal ini dibiarkan secara terus menerus, mesin mampu mengalami overheat. Hindari berkendara dengan kondisi kipas radiator tiada bekerja kemudian segera bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk diadakan pemeriksaan.

2. Mengganti Oli Mesin

Lakukan penggantian oli mesin apabila telah mencapai batas waktu penggantian oli. Oli merupakan fluida yang digunakan berfungsi untuk melumasi komponen yang digunakan berputar kemudian bergerak pada engine ataupun transmisi agar tiada terjadi aus.

Selain itu, oli juga berfungsi sebagai pendingin mesin. Apabila kondisi oli sudah ada tak ideal maka proses pelumasan lalu pendinginan di area mesin juga akan mengalami penurunan. Untuk memverifikasi bahwa oli sudah ada bukan ideal adalah dengan melakukan pengecekan pada dipstick oli. Pastikan bahwa level oli ideal dan juga warna oli masih bewarna jaundice keemasan. Apabila warna oli berubah menjadi hitam pekat maka proses pelumasan serta pendinginan di dalam mesin tak akan berlangsung dengan optimal.

3. Memeriksa Air Radiator (Coolant)

Untuk menjaga dari overheat maka coolant akan bersirkulasi melalui sistem pendinginan mesin untuk mengangkat panas yang dihasilkan mesin lalu menjaga suhu mesin pada pengoperasian yang dimaksud sesuai.

Sebelum berkendara, selalu perhatikan level coolant kendaraan Anda yang digunakan berada pada tangki cadangan di dalam sebelah radiator. Pastikan bahwa level coolant di area tangki cadangan kendaraan Anda masih berada dalam level normal (berada diantara level minimal dan juga maksimal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *